SINYALBEKASI.COM — Musyawarah pemilihan Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Lambangsari periode 2026–2034 berlangsung demokratis dengan melibatkan perwakilan dari masing-masing dusun serta unsur kepemudaan. Kegiatan dilaksanakan dilokasi Aula Desa Lambangsari, Kamis (07/05/2026).
Dalam proses pencalonan, terdapat empat kandidat yang maju sebagai calon Ketua Panitia Pilkades, yakni Ari Teguh dari Dusun 1, Muran dari Dusun 2, Mika Wijaya dari Dusun 3, serta Muhamad Sahrul dari Dusun 2 yang mewakili unsur Karang Taruna.
Pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting dengan jumlah 54 suara masuk. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Muhamad Sahrul memperoleh suara terbanyak dan resmi terpilih sebagai Ketua Panitia Pilkades Lambangsari periode 2026–2034.
Berikut hasil perolehan suara:
* Ari Teguh : 6 suara
* Muran : 9 suara
* Mika Wijaya : 3 suara
* Muhamad Sahrul : 34 suara
* Tidak sah : 2 suara
Dengan hasil tersebut, Muhamad Sahrul dipercaya memimpin kepanitiaan Pilkades Lambangsari dalam mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan kepala desa agar berjalan tertib, aman, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.
Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, berharap ketua panitia terpilih dapat menjaga netralitas serta mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat Desa Lambangsari.
“Panitia harus netral dan mampu menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat sehingga tercipta Pilkades yang damai, aman, tenteram, dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades terpilih, Muhamad Sahrul, menyebut amanah tersebut menjadi tantangan baru bagi dirinya sebagai representasi generasi muda. Ia mengaku sebelumnya pernah terlibat sebagai panitia dalam penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres, namun atmosfer Pilkades memiliki dinamika tersendiri.
“Saya berharap masyarakat tidak mudah terpancing provokasi dari pihak mana pun. Kepada para calon kepala desa, saya mengajak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas karena pemilihan ini hanya sementara, sementara persaudaraan dan persatuan masyarakat harus tetap dijaga,” kata Sahrul.
Ia menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan bersama jajaran panitia ialah menggelar rapat pleno pengurus, dilanjutkan dengan pembekalan dan diskusi mengenai regulasi serta tahapan Pilkades yang telah ditetapkan.
“Ke depan kami ingin membangun kolaborasi bersama tokoh masyarakat dan para calon kepala desa agar seluruh pihak dapat menjaga persaudaraan serta menumbuhkan kesadaran bahwa kontestasi ini hanyalah proses demokrasi sementara,” tandasnya.
(Dwi)




