Berikut lanjutan **Surat Al-Baqarah ayat 91–100** lengkap dengan teks Arab, latin, dan terjemahan Bahasa Indonesia:
![]() |
| Surat Al-Baqarah ayat 91–100 (Arab, latin, dan terjemahan) |
91. وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا نُؤْمِنُ بِمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَيَكْفُرُونَ بِمَا وَرَاءَهُ وَهُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَهُمْ ۗ قُلْ فَلِمَ تَقْتُلُونَ أَنْبِيَاءَ اللَّهِ مِنْ قَبْلُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Wa iżā qīla lahum āminū bimā anzalallāhu qālū nu’minu bimā unzila ‘alainā wa yakfurūna bimā warā’ahū wa huwal-ḥaqqu muṣaddiqal limā ma‘ahum, qul falima taqtulūna anbiyā’allāhi min qablu in kuntum mu’minīn.
Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah kamu kepada apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab, “Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami,” dan mereka ingkar kepada selain itu, padahal (Al-Qur’an) itu adalah kebenaran yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah, “Mengapa dahulu kamu membunuh nabi-nabi Allah, jika kamu benar-benar beriman?”
92. وَلَقَدْ جَاءَكُمْ مُوسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ
Wa laqad jā’akum mūsā bil-bayyināti ṡummattakhaztum al-‘ijla mim ba‘dihī wa antum ẓālimūn.
Dan sungguh, Musa telah datang kepadamu dengan bukti-bukti yang nyata, kemudian kamu menjadikan anak sapi (sembahan) setelah itu, dan kamu adalah orang-orang zalim.
93. وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ...
Wa iż akhażnā mīṡāqakum wa rafa‘nā fauqakumuṭ-ṭūr...
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji kamu dan Kami angkat gunung (Sinai) di atasmu (seraya berfirman)...
94. قُلْ إِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الْآخِرَةُ...
Qul in kānat lakumud-dārul-ākhiratu...
Katakanlah, “Jika negeri akhirat di sisi Allah itu khusus untukmu, bukan untuk orang lain, maka inginkanlah kematian, jika kamu benar.”
95. وَلَنْ يَتَمَنَّوْهُ أَبَدًا...
Wa lan yatamannauhu abadā...
Dan mereka tidak akan menginginkan kematian itu sama sekali selama-lamanya karena dosa-dosa yang telah mereka lakukan...
96. وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ...
Wa latajidannahum aḥraṣan-nāsi ‘alā ḥayāh...
Dan pasti akan engkau dapati mereka sebagai manusia yang paling tamak terhadap kehidupan (dunia)...
97. قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ...
Qul man kāna ‘aduwwal li jibrīl...
Katakanlah, “Barang siapa menjadi musuh Jibril, maka (ketahuilah) bahwa dialah yang telah menurunkannya (Al-Qur’an) ke dalam hatimu dengan izin Allah...”
98. مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ...
Man kāna ‘aduwwal lillāhi wa malā’ikatihī...
Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang kafir.
99. وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ...
Wa laqad anzalnā ilaika āyātim bayyināt...
Dan sungguh, Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas, dan tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang-orang fasik.
100. أَوَكُلَّمَا عَاهَدُوا عَهْدًا نَبَذَهُ فَرِيقٌ مِنْهُمْ...
Awa kullamā ‘āhadū ‘ahdan nabazahū farīqum minhum...
Mengapa setiap kali mereka mengikat janji, segolongan dari mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.



