SINYALBEKASI.COM — Prestasi membanggakan kembali diraih kontingen pencak silat Kabupaten Bekasi. Pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Pelajar se-Jawa Barat 2025, Kabupaten Bekasi sukses menempati posisi Juara Umum II.
Sebanyak tujuh atlet yang dikirim berhasil membawa pulang medali, dengan rincian dua emas, satu perak, dan empat perunggu. Torehan ini sekaligus mengukuhkan Kabupaten Bekasi sebagai salah satu daerah dengan pembinaan atlet pencak silat terbaik di Jawa Barat.
Kejuaraan tersebut digelar di GOR Tri Lomba Juang, Kota Bandung, dan memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat. Kegiatan berlangsung mulai 5 hingga 15 November 2025 dan diikuti oleh kontingen dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Ketua 1 Bidang Organisasi dan Hukum IPSI Kabupaten Bekasi, Mohamad Samsodin, SH., menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas capaian tersebut.
“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Bekasi hingga meraih Juara Umum II. Ini bukan hanya hasil lomba, tetapi buah dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi,” ujar Samsodin.
Ia juga menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan warisan budaya yang harus dijaga melalui prestasi dan pembinaan berkelanjutan.
“Saya sangat mengapresiasi semangat para atlet yang bertanding dengan penuh sportivitas dan keberanian. Ke depan, saya berharap capaian ini menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik lagi pada kompetisi berikutnya,” tambahnya.
Samsodin menutup pernyataannya dengan pesan motivasi bagi atlet muda Kabupaten Bekasi.
“Terus berlatih, jangan puas, dan tetap rendah hati. Kalian adalah kebanggaan Kabupaten Bekasi,” tutupnya.
Dikutip dari laman jabarprov.go.id, Kejuaraan Daerah Pencak Silat Pelajar se-Jawa Barat 2025 tersebut resmi ditutup langsung oleh Sekretaris Dispora Jabar, Gilang Sailendra.
Gilang menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, namun juga wadah pembuktian kemampuan bagi pesilat muda.
Selain itu, ia menilai semangat sportivitas para peserta semakin memperkuat kualitas pembinaan pencak silat di Jawa Barat.
"Ajang ini menjadi ruang pembuktian kemampuan sekaligus semangat sportivitas bagi para pesilat muda terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat," ujar Gilang.
(Red)


