
Kepala Puskesmas Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Iis Fatimah,
SINYALBEKASI.COM — Kepala Puskesmas Mustikasari, Iis Fatimah, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dan keluhan warga mengenai pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut, termasuk isu dugaan sikap tenaga medis saat pemeriksaan serta larangan pengambilan foto dan video di ruang tunggu pasien.
Iis membantah adanya tindakan tidak profesional sebagaimana yang diberitakan, termasuk tudingan melempar alat pengukur tubuh ke arah pasien. Menurutnya, seluruh pelayanan yang diberikan telah mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dokter.
“Iya, kami melayani sesuai SOP dan berdasarkan diagnosa dokter. Tentu dokter memeriksa terlebih dahulu sebelum menentukan tindakan,” ujar Iis, Kamis (26/02/2026).
Terkait larangan pengambilan foto atau video di area ruang tunggu, Iis menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diberlakukan demi menjaga privasi serta kenyamanan pasien lain yang sedang mengakses layanan kesehatan.
“Di ruang tunggu terdapat dokumen dan data pasien. Itu tidak boleh sampai difoto karena menyangkut privasi seluruh pasien,” paparnya.
Ia menegaskan bahwa aturan tersebut bukan untuk membatasi hak masyarakat, melainkan sebagai langkah perlindungan terhadap kerahasiaan data medis. Menurutnya, kebijakan serupa juga diterapkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dan memiliki dasar hukum.
“Memang ada aturannya. Ini demi kenyamanan bersama. Jika ingin mengambil gambar, sebaiknya meminta izin terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain itu, Iis juga menyampaikan bahwa Puskesmas Mustikasari telah melalui proses akreditasi oleh lembaga independen. Ia menyebutkan bahwa meski tergolong baru berdiri, Puskesmas tersebut telah memperoleh predikat akreditasi terbaik.
“Penilaian dilakukan oleh lembaga akreditasi. Alhamdulillah, meski baru berdiri, kami sudah mendapatkan akreditasi Puskesmas terbaik,” ujarnya.
Pihak Puskesmas berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada warga Kecamatan Mustikajaya dan sekitarnya.
(Red)

