Top ads

PWI Bekasi Raya Gelar Isra Mi'raj, Mayor Nuryadin Tekankan Pentingnya Toleransi dan Kehati-hatian dalam Berita

31 Januari 2026, 09:01 WIB Last Updated 2026-01-31T12:02:13Z
Deskripsi Gambar
Deskripsi Gambar


SINYALBEKASI.COM
- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar acara Isra Mi'raj Nabi Muhammad SWA 1447 H / 2026 di Kantor Sekretariat PWI Bekasi Raya pada Jum'at (30/1/2026). 


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Mukhsin S.H., beserta pengurus dan anggota, serta tamu undangan lainnya, termasuk Ketua MUI, KH. Sirojudin Siraj, dan Kepala Sub Garnisun (Kasubgar) Kota Bekasi, Mayor CPM Nuryadin.


Ade Mukhsin S.H. dalam sambutannya menegaskan bahwa nilai-nilai Isra Mi'raj menjadi refleksi bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.


 "Sebagai wartawan, kita memiliki tanggung jawab moral ruang publik dalam menyajikan informasi. Tanggung jawab itu telah diatur dalam Undang-Undang Nomer 40 Tahun 1999 tentang pers dan Kode Etik Jurnalistik (KJE)," tegasnya.


Ditempat terpisah, Mayor CPM Nuryadin mengapresiasi peran aktif wartawan dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan informasi kepada publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antarinstansi.


 "Dalam membuat berita, sebaiknya bertanya kepada yang berwenang. Jangan sampai berita yang belum jelas justru menimbulkan gesekan dengan aparat lain," ujarnya.


Ia menekankan pentingnya prinsip ngewongke atau memanusiakan antarlembaga, baik antara kepolisian, TNI, maupun Sub Garnisun, guna menjaga hubungan kerja yang harmonis.


 "Jangan sampai berita langsung dikirim, padahal setelah dicek ternyata faktanya tidak seperti itu. Kita harus tetap bersinergi," tegasnya.


Mayor Nuryadin juga mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama. Menurutnya, seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan yang menjadi fondasi penting dalam mencegah tindakan kriminal dan tawuran.


 "Semua agama mengajarkan kebaikan. Mari kita saling merangkul, bergandengan, dan saling menghormati. Jika akhlak dan iman dikedepankan, insyaallah Kota Bekasi akan jauh dari pelanggaran yang merugikan orang lain," katanya.


Ia menegaskan komitmen Sub Garnisun Kota Bekasi untuk mendukung seluruh kegiatan keagamaan di wilayah tersebut, baik peringatan hari besar Islam maupun perayaan keagamaan lainnya seperti Natal dan Galungan. " Doa adalah senjata yang mutakhir," pungkasnya.


(Untung)

Komentar

Tampilkan

Terkini