Pilkada Bekasi 2024 menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan politik daerah Jawa Barat. Pemilihan ini menentukan pemimpin baru untuk Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang memiliki peran strategis dalam kawasan metropolitan Jabodetabek.
Kota Bekasi berkembang sebagai kawasan permukiman, perdagangan, jasa, dan pusat aktivitas masyarakat. Sementara itu, Kabupaten Bekasi dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia dengan wilayah pedesaan dan pesisir yang cukup luas.
Pilkada yang berlangsung pada 27 November 2024 tersebut akhirnya menghasilkan pemimpin baru untuk periode 2025-2030. Setelah seluruh tahapan pemilihan selesai, pasangan pemenang kemudian resmi menjalankan pemerintahan masing-masing.
Karena itu, mengenang Pilkada Bekasi 2024 tidak hanya berarti melihat kembali hasil perolehan suara, tetapi juga memahami bagaimana hasil tersebut membawa perubahan pada pemerintahan Kota dan Kabupaten Bekasi hingga 2026.
Hasil Pilkada Kota Bekasi 2024

Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon. Persaingan berlangsung cukup ketat, terutama antara pasangan Tri Adhianto–Abdul Harris Bobihoe dan Heri Koswara–Sholihin.
Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi KPU Kota Bekasi, perolehan suara masing-masing pasangan adalah:
- Heri Koswara–Sholihin: 452.351 suara
- Uu Saeful Mikdar–Nurul Sumarheni: 64.509 suara
- Tri Adhianto–Abdul Harris Bobihoe: 459.430 suara
Dengan memperoleh 459.430 suara, Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe menjadi pemenang Pilkada Kota Bekasi 2024. Selisih suara dengan pasangan Heri Koswara–Sholihin cukup tipis, sehingga Pilwalkot Bekasi menjadi salah satu kontestasi yang menarik perhatian masyarakat.
Wali Kota Bekasi Hasil Pilkada 2024
Kemenangan tersebut membawa Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe menuju pemerintahan Kota Bekasi periode 2025–2030. Keduanya secara resmi diambil sumpah pada 20 Februari 2025.
Setelah pelantikan, pemerintah Kota Bekasi mulai menjalankan sejumlah agenda pembangunan yang berkaitan dengan pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, lingkungan, lapangan pekerjaan, investasi, serta tata kelola pemerintahan.
Salah satu perkembangan yang terlihat pada 2026 adalah pengoperasian Trans Beken. Layanan transportasi tersebut melayani rute Terminal Bekasi–Harapan Indah dengan lintasan sekitar 30,1 kilometer dan 47 titik pemberhentian. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya meningkatkan pilihan transportasi publik bagi masyarakat.
Penanganan banjir juga tetap menjadi perhatian penting. Pemerintah Kota Bekasi mengembangkan pendekatan Zero Run Off, antara lain melalui sumur resapan, kolam retensi, biopori, dan taman resapan untuk membantu mengelola air hujan.
Hasil Pilkada Kabupaten Bekasi 2024
Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 juga menghasilkan kepemimpinan baru. Terdapat tiga pasangan calon yang bersaing dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi.
Hasil rekapitulasi menunjukkan:
- Dani Ramdan–Romli: 204.305 suara
- BN Holik Qodratulloh–Faizal Hafan Farid: 588.399 suara
- Ade Kuswara Kunang–Asep Surya Atmaja: 666.494 suara
Dengan perolehan 666.494 suara atau sekitar 45,68 persen, Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja menjadi pemenang Pilkada Kabupaten Bekasi 2024.
Bupati Bekasi Hasil Pilkada 2024
Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja kemudian resmi dilantik pada 20 Februari 2025 sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi periode 2025–2030.
Pemerintahan baru Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan yang berbeda dengan Kota Bekasi. Wilayahnya memiliki kawasan industri besar, permukiman, pertanian, hingga pesisir. Karena itu, pembangunan perlu dilakukan secara merata agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kawasan industri.
Dalam RPJMD Kabupaten Bekasi 2025–2029, terdapat empat bidang yang menjadi prioritas utama, yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketenagakerjaan.
Ketenagakerjaan menjadi perhatian khusus karena Kabupaten Bekasi merupakan pusat industri. Pemerintah daerah perlu meningkatkan kompetensi masyarakat lokal agar semakin banyak tenaga kerja daerah yang dapat memperoleh kesempatan di sektor industri.
Perkembangan Pemerintahan Bekasi Setelah Pilkada 2024
Memasuki 2026, hasil Pilkada Bekasi 2024 sudah tidak lagi sekedar berbicara mengenai pergantian pemimpin. Pemerintahan yang terpilih telah berjalan dan mulai menjalankan berbagai program pembangunan.
Di Kota Bekasi, perhatian diarahkan pada persoalan perkotaan seperti banjir, transportasi, lingkungan, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kabupaten Bekasi lebih banyak menghadapi persoalan pemerataan pembangunan, infrastruktur, ketenagakerjaan, pendidikan, dan kesehatan. Pertumbuhan kawasan industri juga perlu diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Perbedaan karakter tersebut membuat kebijakan Kota dan Kabupaten Bekasi memiliki fokus yang berbeda, meskipun keduanya sama-sama menghadapi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
Kesimpulan
Mengenang Pilkada Bekasi 2024 berarti melihat kembali salah satu proses politik penting yang menentukan arah pemerintahan Kota dan Kabupaten Bekasi.
Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe memenangkan Pilkada Kota Bekasi dengan 459.430 suara. Sementara itu, Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi dengan 666.494 suara. Keduanya kemudian dilantik pada 20 Februari 2025 untuk periode pemerintahan 2025–2030.
Memasuki 2026, perhatian masyarakat mulai bergeser dari hasil pemilihan menuju realisasi program pemerintahan. Penanganan banjir dan transportasi menjadi isu penting di Kota Bekasi, sedangkan Kabupaten Bekasi berfokus pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketenagakerjaan.
Dengan demikian, Pilkada Bekasi 2024 bukan hanya menjadi catatan sejarah politik daerah, tetapi juga menjadi titik awal bagi pemerintahan yang masih akan menentukan arah pembangunan Bekasi hingga 2030.
Pertanyaan Seputar Pilkada Bekasi 2024
Siapa pemenang Pilkada Kota Bekasi 2024?
Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe menjadi pemenang Pilkada Kota Bekasi 2024 dengan 459.430 suara.
Siapa pemenang Pilkada Kabupaten Bekasi 2024?
Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 dengan 666.494 suara.
Siapa Wali Kota Bekasi sekarang?
Wali Kota Bekasi periode 2025–2030 adalah Tri Adhianto dengan Abdul Harris Bobihoe sebagai Wakil Wali Kota.
Siapa Bupati Bekasi sekarang?
Bupati Bekasi periode 2025–2030 adalah Ade Kuswara Kunang dengan Asep Surya Atmaja sebagai Wakil Bupati.
