Iklan

 


Top ads

Sekel Pedurenan: 1.200 dari 3.262 Bantuan Pangan Sudah Tersalurkan, Warga Diimbau Tertib

08 April 2026, 19:33 WIB Last Updated 2026-04-08T12:33:06Z
Deskripsi Gambar
Deskripsi Gambar


SINYALBEKASI.COM
— Sekretaris Kelurahan Pedurenan, Masudin, S.Ag, menyebutkan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari hingga Maret 2026 di wilayahnya telah mencapai 1.200 penerima dari total 3.262 yang terdaftar. Proses distribusi akan dilanjutkan pada Kamis dan Jumat.


“Hari ini baru tersalurkan 1.200 dari total 3.262 penerima. Sisanya akan kami lanjutkan besok hingga selesai,” ujar Masudin, Rabu (08/04/2026).


Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama proses penyaluran berlangsung dan mengikuti arahan petugas agar distribusi berjalan lancar.


“Kepada warga penerima bantuan saat mengantre jangan berdesakan dan tetap tertib agar bantuan dapat dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.


Sebelumnya, antusiasme warga terlihat membludak di lokasi pembagian bantuan di Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Sejak pagi hari, warga telah memadati area penyaluran untuk mengantre bantuan yang telah lama dinantikan.


Program bantuan ini mencakup pembagian beras sebanyak 20 kilogram per penerima manfaat, yang dikemas dalam dua karung masing-masing 10 kilogram, serta minyak goreng sebanyak 4 liter. Bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.


Data penerima bantuan bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos), dengan pengelolaan oleh Badan Pangan Nasional, serta distribusi yang dilakukan melalui Perum Bulog.


Di lapangan, tingginya animo warga menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik. Meski demikian, proses penyaluran tetap berjalan dengan pengawasan petugas untuk memastikan bantuan tepat sasaran.


Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini dan berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut.


“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, apalagi harga kebutuhan sehari-hari sekarang cukup tinggi,” ujar salah satu warga.


(Mansur)

Komentar

Tampilkan

Terkini